Vidiosex

Agak lama kulihat lampu ruang tamu menyala, tapi pintu tidak segera dibuka, kulihat tirai sedikit tersingkap dan ada yang mengintip dari dalam, tumben pake diintip segala…. dan kulihat wajah yang cantik berkulit putih ini makin memerah, seperti layaknya orang habis minum arak… sesekali kulirik mba Astrid yang duduk di sebelahku persis… dan hilang sudah komentar-komentar konyolnya seperti pada film pertama… sebuah bentuk luar kemaluan wanita yang masih orisinil…

aku hanya mau pinjem DVD player aja kalo bisa…” kataku dengan agak sungkan…“ Ada kok Bim… bokep kencing Bahkan pernah aku dikeroyok mereka bertiga semaleman…“ Heeeiii aku datang…! awalnya aku ga begitu memperhatikan mba Astrid, karena aku sangat terbawa oleh adegan dan wajah-wajah seksi di film itu… Mba Astrid menundukkan wajahnya ketika wajahku mendekat, kusibakkan rambut panjangnya yang jatuh menutup sebagian wajahnya… bahaya…” katanya setengah berbisik sambil berusaha melepaskan rengkuhanku… beberapa kali tangan halusnya menepiskan tanganku dari dadanya… begitu mulus dengan puting mungil mengeras berwarna merah kecoklatan… ampuuunn…..” desahnya lirih, perutnya yang rata berkulit putih dihiasi lubang pusar berbentuk bagus ini menggeliat erotis, manakala bibirku mengecupinya…

Kami sepakat dengan posisi ini sampai mencapai orgasme… gerak tubuh kami sudah tak berirama, detik-detik akhir mba Astridpun kurasakan… dapet dua kali…” tutur mba Astrid sambil menyuapi aku dengan anggur yang dibawanya tadi… belum seperempat jam Asia Carrera beraksi…“ Biiiimmm… keburu pagi…” Desah mba Astrid manja dengan nafas yang sudah ngos-ngosan…

beberapa kali kaki panjangnya meregang dan besotan mekinya di bibirku makin liar… dan langsung kutarik mas budhi kekamar dan aku telanjangi…. apalagi dengan membengkaknya batang kemaluanku yang dari tadi ga lepas dari genggamannya.“ Mba Astrid pingin diapain..?

Sampai dirumah sambil masangin kabel-kabel ke monitor aku bingung sendiri… sebelum kamu datang tadi aku di dalam rumah sendirian, tuh takut… silakan nyonya Astrid menentukan pilihan…” kataku sambil menyodorkan segepok piringan DVD lengkap dengan sampulnya…Pilihan mba Astrid rupanya tepat, pilihan filmnya masih yang bokepbarat…

Makanya sepulang kantor aku mampir ke Glodok tempat yang memang sehari-hari aku lewati… simpulku sederhana…LIHAT JUGA VIDIO LAIN NYA : KALAH MAIN JUDI HAHAHA“ Mas Budhii… mulailah aku memperhatikan tingkah wanita yang menahan gejolak birahi…. Mba Astrid mengerang panjang dengan menggoyang-goyangkan kepalanya yang mendongak ketika lubang pusarnya kukorek-korek mesra dengan lidahku… aku ga mauu…” bisiknya sambil tangannya menahan daguku… Busyeet jadi diapain aja tubuh indah ini sama mas Budhi..?

maaas…” panggilku dari luar pagar, sesekali kuketok-ketokkan gembok ke pagar besi, sehingga terdengar suara besi beradu nyaring… kulihat sering nyonya muda ini meregangkan jari-jari tangannya…. tubuhnya menggeliat erotis sekali, rupanya disitu adalah salah satu daerah sensitifnya…“ Owww… ketika kukecupi gundukan kemaluannya dari balik celana G Stringnya yang sudah tampak bercak basah…“ Kenapa mbak..? Selanjutnya tanpa permisi celana G String itu kusingkap ke samping…. sebuah gundukan kecil yang dibelah tengah dengan rambut kemaluan ga begitu lebat…

indah sekali belahan yang basah kulihat berdenyut-denyut…

tak ayal lagi lidahku terjulur menyapu cairan yang membasahi belahan indah itu….“Aaaaahhh… kamu bandeeelll…” Erang mba Astrid dengan tubuh semakin hebat menggeliat… dan aku merasa sudah melukai hati Puspa dan mas Budhi…” terdengar suara mba Astrid serak…“ Malu kepadaku..? justru aku merasa lebih dekat dan bahagia sama kamu mbak..